29 Bullets

Rasanya baru kemarin gue menulis birthday notes ini, eh hari ini udah 3 Mei lagi aja! If time was a man, he might be a great sprinter. Larinya cepet bgt cyin, udah lewat setahun lagi aja.

Di ultah tahun ini, gue sudah lebih ‘santai’. Mungkin karena justru tahun lalu itu lebih ke titik balik dalam hidup gue. Titik dimana gue banyak merenungi semua fase sedih dan senang yang gue alami. Titik dimana gue lagi bijak-bijaknya (tsaaaah).

Jadi, note gue kali ini hanya akan menekankan selama setahun ini apa saja sih yang sudah gue lewati. Baik itu kesalahan maupun pelajaran, yang gue rangkum dalam 29 poin (in no particular order).

  • Semakin bertambah banyak usia, semakin sedikit teman yang dapat dipercaya untuk jadi tempat curhat. Semacam 4L, lo lagi lo lagi. Sisanya, hanya dapat dibilang sebagai sahabat lama atau teman baik. Tapi sudah enggak pernah lagi berbagi cerita seperti dulu. Apalagi kalau mereka enggak aktif di social media, serius deh, sekarang sahabat dekat gue ya para anak Twitter. Gue justru bisa tetap update sama keseharian mereka ya lewat Timeline (TL). Kalau ketemuan pun, gue dan bocah-bocah malah suka bahas yang ada di TL. Dasar Twitter OD -__-“
  • Sometimes, you have to keep your own problem. Nobody really cares about it. Even your closest one. Kalau dibuat prosentase, kira-kira 60% orang yang dicurhatin itu enggak peduli, sisanya nyebarin. Meh!
  • Someday never comes. Dulu gue pernah menunggu janji seseorang yang bilang “Kalau suatu hari..bla bla bla..” itu akan ditepati. No! Never!
  • Bersyukur dan bersyukur. Jangan sampai jadi orang celaka. Selalu ingat kebaikan orang lain dan lupakan kebaikan kepada orang lain. What you give is what you get.
  • Dreams do come true. For some women, tercapainya adalah saat berhasil menikahi pria impian. For me, having fun in Paris it is \o/
  • Don’t rush into anything.
  • No matter how much I try to impress someone, I’m still not good enough for him. But hey, it’s his problem.
  • Orang cenderung berubah setelah mendapatkan apa yang diinginkan. Dalam tahap awal suatu hubungan misalnya, cowok bisa baik dan peduli banget. Dia rela melakukan apapun demi menyenangkan cewek. Lama-lama juga berubah, malah menyepelekan. It happens to me.
  • Telling someone they’re wrong never leads to anything positive. Janji mau berubah karena salah cuma sekedar di mulut.
  • You only exist when you’re needed. Kalau enggak lagi ada perlu mah enggak bakal gue dihubungi orang. I try to deal with it.
  • Nungguin karma itu kelamaan, kasih pelajaran supaya mereka sadar kesalahan kadang lebih baik.
  • Jangan terlena sama kesendirian, jam biologis menjelang 30 sudah makin berdetak kencang. Tanda harus cepat kawin. Buat prioritas untuk mendapat suami, sudah bukan umurnya lagi dekat sama cowok tanpa ikatan. Apalagi sudah lewat satu tahun dari target nikah nih. Ya bisa saja gue bilang “Jodoh sudah diatur Tuhan dan akan datang tepat waktu”, tapi gue sudah enggak bisa lagi diam menunggu dan mempersiapkan diri dengan baik agar Tuhan segera mempercayakan seorang suami untuk gue urus.
  • Pada akhirnya, sesuatu akan membuat gue ingin belajar masak dan menyukainya. Padahal dulu enggak pernah mau mencoba sedikitpun.
  • Family comes first. Masa muda sudah cukup puas lah membangkang perintah Ortu, makin dewasa jadi mulai mikir kalau omongan Ortu itu ada benarnya. Jadi utamakanlah mereka.
  • Jealousy is the most useless emotion. Memang sih cemburu itu tanda takut kehilangan, tapi enggak guna. Yang benar adalah bersikap wajar. Nobody can never steal what’s meant to be yours.
  • Ada seseorang yang bisa mentolerir sifat jelek gue bukan jadi pembenaran untuk tidak berubah jadi lebih baik. Gue harus pelan-pelan mengikis sifat keras kepala dan suka menyudutkan orang lain.
  • Do not expect to much.
  • Mulai berharap Ted enggak ketemu dulu istrinya karena How I Met Your Mother  is too good to be ended.
  • Pertahankan orang yang mau melakukan apa saja untuk lo, tanpa diminta. Jika belum menemukan orang itu, keep looking.
  • Jangan terlalu mudah memaafkan orang lain, nanti orang mikir enggak apa-apa berbuat salah toh langsung dimaafin.
  • Whatever you do, people will always have things to say about you. Jangan diambil hati, jangan dipikirin. Kecuali mengganggu karir lo.
  • Stay away from anything that only can bring you down. Don’t care too much if you don’t want to get hurt.
  • Semandiri-mandirinya cewek, akan ada pria yang membuat dia jadi depending dan demanding.
  • Kalau cowok hanya mau menjadikanmu sahabat, artinya kamu kurang rupawan di mata mereka. Mana ada cowok yang mau sahabatan doang sama Asmirandah? Semua mau macarin. Yup, that’s the ugly truth.
  • Don’t compare your self to other, termasuk love story. Jangan iri sama kisah romantis orang lain.
  • Untuk mendapatkan sesuatu yang gue ingin enggak pernah tanpa perjuangan. Gpp, malah lebih bisa appreciate dan menjaga dengan baik.
  • Tinggalkan semua yang tidak menghargai keberadaan lo.
  • It’s oke to be sad. Terserah deh malamnya mau nangis atau depresi sekalipun, paginya harus berpenampilan baik dan menutupi apa yang terjadi semalam.
  • Nothing last forever, termasuk persahabatan. Orang yang selalu gue anggap sahabat, akhirnya tahun lalu pergi juga meninggalkan gue karena wanita. And what’s meant to be together will find its way back. Sahabat sejati pasti kembali, dan ia kembali. Tapi sampai kapan? Only God knows.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s